Wednesday, November 17, 2010

Studentsite Universitas Gunadarma


Studentsite adalah sebuah situs yang diperuntukan bagi mahasiswa yang masih berkuliah di Universitas Gunadarma. Studentsite sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar di Universitas Gunadarma karena dari Studentsite lah para mahasiswa bisa mendapatkan informasi tentang berita terbaru di Universitas Gunadarma dan langsung dari dosen yang bersangkutan.

Kelebihan dan Kekurangan:
  • Kelebihan:
    • dapat di akses dari manapun dan kapanpun.
    • dapat mengakses seluruh situs Universitas Gunadarma dengan mudah.
    • Banyak fitur yang mempermudah penggunaaan.
  • Kekurangan:
    • masih banyak submenu yang belum berjalan dengan baik.


Fitur-fitur yang ada di UG Studentsite:

1. Locker
Menampilkan berita dari BAAK dan jadwal akademik mahasiswa Universitas Gunadarma. Menu layanan Studentsite terdiri dari Home, WWW News, BAAK News, Lecturer Message, Rangkuman Nilai, Jadwal Kuliah, Jadwal Ujian, Bebas Perpustakaan, Info Absensi, Pendaftaran Lomba Blog, Info Seminar, Portofolio (Tulisan), Portofolio (Tugas), Deposit Library, Warta Warga, Blog Komunitas Perbankan, Blog Komunitas Linux, Blog Komunitas Fotografi, Blog Komunitas Robotika, Blog Komunitas Arsitektur, Blog Komunitas Ekonomi Syariah, Blog Komunitas Pasar Modal.
2. Email
Seperti email di situs lain, Gunadarma juga menyediakan untuk setiap mahasiswa fasilitas email yang berdomain Gunadarma. Fitur email ini juga diberikan kapasitas sebesar 100MB.
3. Calendar
Memudahkan mahasiswa untuk mengatur jadwalnya.
4. Address Book
Berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat penting yang ingin disimpan oleh mahasiswa.
5. Info Log
Berfungsi untuk menampilkan info log studentsite mahasiswa tersebut.
6. File Manager
Untuk mengelola file yang disimpan oleh mahasiswa yang bersangkutan.
7. Forum (UG Community)
Seperti layaknya fungsi forum-forum lainnya, Universitas Gunadarma juga mempunyai forum komunitas tersendiri untuk mahasiswa Gunadarma.
8. Bookmark
Dengan fitur ini, mahasiswa dapat menyimpan alamat URL situs favoritnya agar mudah mengakses situs tersebut.
9. Polls
Sebagai voting untuk fitur yang menurut mahasiwa tersebut paling berguna.
10. Log Out
Untuk keluar dari studentsite dengan layanan One Click.

Memahami DLSR untuk pemula [ Part I ]

Iseng berbagi ilmu dasar fotografi untuk pemula yang menggunakan kamera SLR.
Kalo ada juragan sesepuh yang sudah ahli, boleh ikut berbagi, kalo sekiranya sudah ada thread serupa atau thread ini kurang berguna, biarkan saja tenggelam atau digembok...

Buat yang baru masuk dunia fotografi mungkin masih bingung dan awam dalam fotografi, berikut saya mau mencoba untuk menjelaskan dan memberi tutorial sederhana tentang dasar pemahaman kamera dan teknik dasar fotografi.

Mengenal fotografi dan kamera.

Fotografi:
Fotografi ( Photography ) berasal dari kata Foto ( Cahaya ) dan Graphia ( menulis / menggambar ), sehingga dapat diartikan bahwa fotografi adalah suatu teknik menggambar dengan cahaya. Atas dasar tersebut, jelas bahwa cahaya sangat berperan penting dan menjadi sumber utama dalam memperoleh gambar.

Kamera SLR:
Kamera SLR ( Single Lens Reflex ) atau D-SLR ( Digital ) merupakan kamera dengan jendela bidik ( viewfinder ) yang memberikan gambar sesuai dengan sudut pandang lensa melalui pantulan cermin yang terletak di belakang lensa. Pada umumnya kamera biasa memiliki tampilan dari jendela bidik yang berbeda dengan sudut pandang lensa karena jendela bidik tidak berada segaris dengan sudut pandang lensa.

Seperti dibahas terdahulu, fotgrafi berkaitan erat dengan cahaya, maka kamera berfungsi untuk mengatur cahaya yang ditangkap image sensor ( sensor gambar pada kamera digital atau film pada kamera konvensional ). Untuk mengatur cahaya, terdapat 2 hal mendasar dalam kamera, yakni Shutter Speed ( Kecepatan Rana ) dan Aperture ( Diafragma ).

Shutter speed atau kecepatan rana merupakan kecepatan terbukanya jendela kamera sehingga cahaya dapat masuk ke dalam image sensor. Satuan daripada shutter speed adalah detik, dan sangat tergantung dengan keadaan cahaya saat pemotretan. Semisal cahaya terang pada siang hari, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih cepat, semisal 1/500 detik. Sedangkan untuk malam hari yang cahayanya lebih sedikit, maka shutter speed harus disesuaikan menjadi lebih lama, semisal 1/5 detik. Hal ini sekaligus menjelaskan mengapa foto pada malam hari cenderung buram, bahwa shutter speed yang lebih lambat memungkinkan pergerakan kamera akibat getaran tangan menjadikan cahaya bergeser sehingga foto menjadi buram / blur.




Aperture atau diafragma merupakan istilah untuk bukaan lensa. Apabila diibaratkan sebagai jendela, maka diafragma adalah kiray / gordyn yang dapat dibuka atau ditutup untuk menyesuaikan banyaknya cahaya yang masuk. Pada kamera aperture dilambangkan dengan huruf F dan dengan satuan sebagai berikut:
f/1.2
f/1.4
f/1.8
f/2.0
f/2.8
f/3.5
f/4.0
dst...

Semakin kecil angka satuan maka akan semakin besar bukaan lensa ( f/1.4 lebih besar bukaannya dibandingkan dengan f/4.0 ).

Gambar Aperture pada lensa

Jadi, korelasi antara shutter speed dan aperture adalah bahwa semakin besar bukaan lensa, maka shutter speed akan semakin cepat, sebaliknya semakin kecil bukaan lensa, maka shutter speed akan semakin melambat.


Pada kamera Canon 350D terdapat 12 mode pemotretan:

A-DEP= Automatic Depth of Field
Pada mode ini, pengaturan fokus foreground dan background diatur secara otomatis oleh kamera sehingga lebih memungkinkan untuk menghasilkan foto yang tajam baik pada foreground maupun background.

M= Full Manual
Pada mode ini pengaturan kamera sepenuhnya manual, baik shutter speed, aperture, ISO, dsb.

Av= Aperture Value Priority
Pada mode ini aperture dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun shutter speed akan mengimbangi secara otomatis akan kebutuhan cahaya sesuai dengan besar aperture.

Tv= Time Value Priority
Pada mode ini shutter speed dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun aperture akan mengimbangi secara otomatis kebutuhan cahaya yang sesuai dengan shutter speed.

P= Program
Pada mode ini baik aperture maupun shutter speed akan mengkalkulasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan cahaya, hanya saja pada mode ini tingkat exposure dapat diatur sesuai dengan kehendak.

Auto
Mode auto merupakan mode dimana kamera secara penuh mengatur akan segala kebutuhan pengaturan, dengan kata lain pada mode ini fotografer tinggal "jepret" saja.

Portrait
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan portrait ( foto manusia ), seperti penggunaan tonal warna untuk skin tone, dsb.

Landscape
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan ( landscape), seperti tone warna yang lebih vivid atau lain sebagainya.

Macro
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto macro ( jarak dekat sehingga objek tampak lebih besar ), seperti fokus lensa yang lebih disesuaikan.

Moving Object
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan objek yang bergerak, sehingga fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan dengan pergerakan objek.

Night Scene
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pada malam hari.

No Flash
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun apabila pada mode auto lainnya built in flash akan otomatis pop up apabila cahaya dirasa kurang, pada mode ini built in flash tidak akan menyala sama sekali, sehingga shutter speed dan aperture akan lebih berperan untuk mengimbangi kebutuhan cahaya.

Membuat Jas Hujan utk Kamera DSLR

Agan-agan mo share nih... cara membuat jas hujan utk kamera DSLR untuk musim hujan... semoga bermanfaat.... kalo ada yang kurang berkenan silakan aja ditindak lanjuti

Berikut ini adalah bahan yang harus kita siapkan :
1. Plastik yang biasa digunakan untuk membungkus sofa / spring bed
2. @ 2 Tutup CD yang sudah tidak digunakan
3. Lakban kertas, bening, dan hitam
4. Penggaris
5. Jangka + Spidol
6. Gunting dan Carter



"Rain Cover Sesuai Ukr. Lensa"

Steps 1
Ukur diameter lensa yang dimiliki dengan penggaris. Diameter Lensa : 2 = hasilnya. Kemudian setting jangka, setelah ketemu hasil pembagian diameter lensa.
Contoh : lensa diameter 77mm 7.9cm : 2 = 3.85cm tapi saya buat menjadi 4.1cm


Steps 2
Gambarkan lingkaran untuk membentuk garis pemotong pada tutup CD dengan jangka yang sudah di ukur tadi.


Steps 3
Lakukan pemotong tutup CD dengan karter dan sabar agar tidak merusak tutup CD


Steps 4
Potong pada tepi tutup CD untuk membuang area yang tidak terpakai.
Lakukan hal yang sama potong tutup CD 2 pada bagian kepala yang dibuang.
maka tutup CD 2 akan berlubang.


Steps 5
Setelah Tutup CD 1 dan tutup CD 2 di potong,
kemudian di gabungkan dengan tutup CD 1 dengan tutup CD 2 menggunakan lakban. Saya menggunakan lakban bening terlebih dahulu, kemudian saya tutup dengan lakban kertas dan lapis ketiga saya menggunakan lakban hitam.


Steps 6
Hasil yang sudah jadi, dan sebelum pemasangan plastik.


Steps 7
Pemasangan terakhir adalah plastik untuk pembungkus sofa/springbed. berikan lubang pada plastik dan sesuaikan ukuran pada tutup CD.

Saran : saat memberikan lubang jgn besar" agar posisi masuk kedalam tempat CD lebih Seret.

Kemudian berikan lakban agar bisa dibuat lepas pasang.


Hasil 1


Hasil 2


SELAMAT MENCOBA...!!! SEMOGA BERMANFAAT...!!!


Source : [Share] Membuat Jas Hujan utk Kamera DSLR

KasKus


:ilovekaskus


"Pertamax Gan,..!! , Nice Info gan!!,. Page one gan,.!! , ane sundul dlu gan,..!!" sebuah istilah yang mungkin sudah akrab dan tidak asing lagi ditelinga kita.
Kaskus diciptakan tanggal 6 November 1999 oleh tiga mahasiswa asal Indonesia yaitu Andrew Darwis, Ronald, dan Budi, di Seattle, Amerika Serikat. Kaskus awalnya bertujuan sebagai forum informal mahasiswa Indonesia di luar negeri.Nama "Kaskus" sendiri merupakan singkatan dari kata "kasak-kusuk".Pada bulan Agustus 2005, PC Magazine Indonesia memberikan penghargaan kepada situs Kaskus sebagai situs terbaik dan komunitas terbesar, kemudian Kaskus terpilih kembali sebagai website terbaik pilihan pembaca PC Magazine pada 2006.Pada tanggal 23 Mei 2006 manajemen Kaskus terpaksa mengubah domain dari .com menjadi .us, karena penyebaran virus Brontok yang dibuat dengan tujuan menyerang situs-situs besar Indonesia dimana Kaskus masuk dalam target penyerangan.Awal April 2007, manajemen Kaskus menambah 2 server baru untuk meningkatkan performance situs Kaskus (Dell Server).Pada Juli 2008, Pengelola Kaskus akhirnya memutuskan untuk mengoperasikan server Kaskus di Indonesia. Untuk keperluan tersebut Kaskus membeli 8 server Dell PowerEdge 2950 dan dioperasikan melalui jaringan open IXP. Akibat dari ini akses Kaskus berlipat ganda dan akhirnya pengelola berencana menambahkan 8 server lagi sehingga total yang akan beroperasi di bulan September adalah 16 server.

Pada tanggal 16—17 Mei 2008, Kaskus diserang menggunakan teknik DDoS (Distributed Denial of Service) oleh oknum yang diduga berasal dari komunitas YogyaFree. Serangan ini menyebabkan database Kaskus corrupt sehingga administrator terpaksa mengunci thread-thread yang ada.

Penyerangan tersebut diduga terkait dengan peristiwa perusakan (deface) situs YogyaFree beberapa hari sebelumnya.Penyerang yang mengklaim dirinya sebagai salah satu anggota Kaskus juga melontarkan celaan yang bernada mengejek di salah satu bagian forum YogyaFree. Hal tersebut membuat beberapa anggota YogyaFree berang, dan kemudian balik menyerang Kaskus dengan DDoS. Akibatnya, administrator Kaskus terpaksa mematikan server Kaskus.
Perang cyber antara kedua komunitas ini akhirnya selesai ketika kedua pengelola situs menandatangani memorandum online untuk menyudahkan pertikaian di antara keduanya. Pesan tersebut dipampang selama beberapa minggu di halaman situs masing-masing.
Meskipun kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan ini cukup berat,administrator Kaskus menjanjikan bahwa Kaskus akan kembali normal pada bulan Juli 2008, seiring dengan diluncurkannya server baru Kaskus di gedung Cyber, Jakarta.Namun, ia juga mengatakan bahwa data-data yang akan dimunculkan kembali adalah data yang dimuat sebelum tahun 2008, sementara data yang dibuat selama tahun 2008 tidak dapat dimunculkan kembali.
Sebelum undang-undang ITE yang dikeluarkan oleh Depkominfo, Kaskus telah lama menjadi ajang bagi penyebaran pornografi maupun ajang diskusi saling menghina dan mencaci keyakinan beragama. Sebutlah (thread BB17 (buka-bukaan 17 tahun) yang dulu sempat ada di situs ini. Konon pada topik ini menyajikan berbagai macam erotisme dari yang semi vulgar sampai yang sangat vulgar. Dan sebelumnya juga ada thread FC (Fighting Club), yang berisi cacian, makian, hinaan terhadap apa dan siapa saja, termasuk keyakinan beragama.

sekian pembahasan mengenai kaskus :)
NICE INFO GAN!!!!

Stats

Translete