yap,..hampir semuanya berujung di satu kata GENG.
gak gw pungkiri itu udah menjadi sebuah hal yang umum namun memperihatinkan dipergaulan jaman sekarang, dan itu juga yang gw rasa dipergaulan kampus gw saat ini. Entah itu didasari oleh rasa pertemanan yang tinggi,solidaritas anta satu sama lain,demi sebuah kepentingan bersama ataupun demi mengatasnamakan sebuah organisasi.
Bagi gw sebuah pertemanan bukan berarti kita harus membuat sebuah perkumpulan dan membuat perkumpulan kita menonjol atau mungkin bahasa yang lebih dikenal "Eksis".
Apa keuntungan yang didapat,..?? sebuah keberhasilankah karena menjadi "sang penguasa" atau kah kekuasan yang didapat.
Teman & Sahabat.
Bagi gw pertemenan bukan sebuah batu loncatan buat mencapai sesuatu, entah itu kesenangan bersama atau yang lainnya. Kenapa gw bisa ngomong kaya gini, apa karena gw gak punya teman ataukah karena gw kalah dalam persaingan berkuasa dalam pertemanan.
Mungkin itu yang pertama kali terlintas dari kalian yang membaca post ini, namun bukan itu, melainkan karena gw pernah masuk dalam cara pertemanan seperti ini, itu yang gw rasa di semester 3 ini. Disaat gw bersama mereka gw merasa kuat gw merasa angkuh gw merasa gw berkuasa karena dibelakang gw ada orang-orang yang selalu ada dibelakang gw.
"Apa iya mereka akan ada dibelakang lo terus,..???"itu perkataan seorang teman gw saat gw berkunjung ketempatnya,. eh iya, jangan salah, dia ngomong kaya gitu bukan berarti dia orang putus asa atau mungkin depresi atas namanya pertemanan atau persahabatan. walaupun gw beda universitas dengannya tapi dia orang yang aktif dikampus di kost.annya pun dia dikenal orang yang baik dan mudah bergaul..gw sempat tanya kenapa dia berani mengucapkan kalimat seperti itu. dan dia cuma memberikan jawaban yang menurut gw memang harus gw sendiri atau diri gw sendirilah yang mencarinya
oke,..balik lagi ke topik pembicaraan, setelah gw dengar perkataan itu, lumayan keras gw berpikir, memang jika dipikir-pikir menurut gw, apa iya saat gw bekerja gw akan bersama mereka satu tempat satu daerah satu perusahaan atau mungkin satu gedung, apa iya saat gw memiliki keluarga, tetangga penghuni rumah sebelah gw mereka, penghuni rumah di depan gw adalah mereka, atau mungkin lebih tragis lagi apa iya saat gw meninggal dan gw bertemu malaikat munkar & nankir ( gw islam ) mereka akan disebelah gw.
Dari situ juga saat gw menoleh kebelakang, gw seperti orang autis, sulit mungkin bahkan tidak mau menerima keberadaan sekitar gw.
Dari saat itu juga gw mulai mengenal kembali apa layaknya pertemanan seperti jaman gw di SMA dulu,.tidak ada yang namanya GENG atau apalah itu, semua sama semua teman.
dan mulai saat ini juga gw kembali mulai mengenal lebih dalam apa itu SAHABAT apa itu TEMAN dan apa itu GENG
NB : In My Honest Opinion