Monday, January 17, 2011

celotehan bisu distasiun

Ingat pagi itu hari gelap tak ada sang mentari

aku memintamu menemaniku

mencari entah apa yang kucari

kita berjalan di peron yang sepi bergandeng tangan layaknya sepasang kekasih

perlahan membunuh sepi
duduk berdua membicarakan sesuatu yang dirimu pun tak mengerti termasuk aku

entah itu penampilan orang
entah itu penampilan diri kita
tetap ada yang terbicarakan

hingga dentang suara memberitahukan kereta yang tertunggu memasuki stasiun

aku berdiri, menggenggam tanganmu untuk berdiri disebelahku
agar tak ada satupun dari kita tertinggal oleh sang kereta.

Hanya ada peron,bangku dan kereta yang menjadi saksi tentang pembicaraan kita.

Coretan pagi hari ini

matahari bersinar menerangi hari
menghangatkan kulit nan kusam
sang penguasa mulai memanggil diri
memanggil untuk bangkit dari malam

January, 16 2011

hei,.dengar hari ini aku merintih
sepi tanpa ada kabar darimu

hei,.dengar hari ini aku termenung
memikirkan apa masih ada tempat disebelahmu

ah,..kembali hanya berangan dengan harap besar aku bisa bersamamu
sang raja waktu pun lelah berbicara kepadaku
bercerita tanpa aku hiraukan

akankah ku bertahan dalam laut kehidupanmu
walaupun kini sepertinya aku telah mati di dalamnya

Stats

Translete